,

Lapas Perempuan Mamuju Bekali Warga Binaan dengan Program Kemandirian

oleh -102 Dilihat

Mediaex Mamuju – Lapas Perempuan Mamuju terus memperkuat pembinaan bagi warga binaan melalui berbagai program kemandirian yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan serta mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan setelah bebas.

RRI.co.id - Lapas Perempuan Mamuju Bekali Warga Binaan Program Kemandirian
Lapas Perempuan Mamuju Bekali Warga Binaan dengan Program Kemandirian

Program pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga pemasyarakatan dalam menghapus stigma negatif terhadap narapidana dan memperluas kesempatan bagi mereka untuk bertransformasi secara positif.


49 Warga Binaan Ikuti Pembinaan Terpadu

Saat ini, Lapas Perempuan Mamuju membina sedikitnya 49 warga binaan melalui kegiatan yang berlangsung intensif sejak pagi hingga sore setiap hari. Program kemandirian disusun secara terstruktur, meliputi keterampilan industri rumah tangga, kerajinan tangan, pelatihan memasak, hingga penguatan karakter dan pembinaan kepribadian.

Kepala Lapas Perempuan Mamuju menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memberi keterampilan, tetapi juga menanamkan kepercayaan diri bagi para warga binaan.

“Kami ingin memastikan mereka memiliki bekal yang cukup ketika kembali ke masyarakat. Mereka harus punya keahlian, punya keyakinan, dan merasa dihargai,” ujarnya.

Baca Juga : Mahasiswa KPI STAIN Majene Kunjungi RRI Mamuju


Patahkan Stigma Negatif Lapas

Program pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Perempuan Mamuju untuk menepis anggapan negatif bahwa lembaga pemasyarakatan hanya menjadi tempat hukuman tanpa pembinaan. Dalam praktiknya, lapas berperan besar dalam proses rehabilitasi dan pemberdayaan warga binaan.

“Banyak yang mengira kehidupan di lapas itu hanya tentang penahanan. Padahal, pembinaan dan peningkatan kualitas diri justru menjadi prioritas kami,” jelas salah satu pejabat pembinaan Lapas.

Menurutnya, pelatihan yang petugas berikan telah mulai menunjukkan hasil positif, terlihat dari meningkatnya keterampilan serta motivasi warga binaan untuk memperbaiki diri.


Dampak Positif bagi Masa Depan Warga Binaan

Pelatihan kemandirian yang petugas berikan dengan harapan bisa menjadi jembatan bagi warga binaan untuk memiliki kesempatan hidup layak setelah menjalani masa pembinaan. Beberapa hasil pelatihan, seperti produk kerajinan. Juga telah pamerkan dalam kegiatan internal dan mendapat respons baik dari masyarakat.

Lapas menilai bahwa pembinaan yang berkelanjutan merupakan langkah penting untuk mengurangi tingkat residivisme. Dengan keterampilan yang mereka miliki. Para warga binaan dapat lebih mudah mencari pekerjaan atau membangun usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat.


Komitmen Berlanjut

Lapas Perempuan Mamuju memastikan program ini akan terus perluas dengan menggandeng lebih banyak mitra, termasuk pelaku usaha dan instansi pemerintahan. Harapannya, kolaborasi tersebut dapat membuka ruang yang lebih besar bagi warga binaan. Untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kami ingin mereka keluar dengan harapan baru. Pembinaan ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan mereka untuk hidup lebih baik,” pungkas Kepala Lapas.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.