,

Polresta Mamuju Pastikan Empat Tahanan Kasus Korupsi Tak Diistimewakan, Tidur di Atas Tikar

oleh -272 Dilihat

Mediaex Mamuju — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menegaskan bahwa empat orang tahanan kasus dugaan korupsi yang saat ini ditahan di rumah tahanan Polresta tidak mendapatkan perlakuan istimewa. Keempatnya dipastikan menjalani masa tahanan dengan fasilitas yang sama seperti tahanan lainnya, termasuk tidur di atas tikar.

Usai Serahkan Diri, Tersangka DPO Kasus Korupsi Muhammad Nasrullah Resmi  ditangkap dan ditahan Dirutan Polresta Mamuju - Sulbar Info
Polresta Mamuju Pastikan Empat Tahanan Kasus Korupsi Tak Diistimewakan, Tidur di Atas Tikar

Kapolresta Mamuju melalui Kasat Tahti menegaskan bahwa seluruh tahanan, tanpa memandang latar belakang jabatan maupun status sosial, diperlakukan secara setara sesuai prosedur yang berlaku.

“Tidak ada perlakuan khusus. Semua tahanan, termasuk empat tersangka kasus korupsi ini, tidur di atas tikar dan menggunakan fasilitas yang sama dengan tahanan lain,” tegasnya, Senin (9/12/2025).

Jawaban atas Isu Perlakuan Khusus

Penegasan tersebut disampaikan sebagai respons atas isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan adanya perlakuan khusus terhadap para tersangka korupsi. Pihak Polresta memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Menurut pihak kepolisian, pemeriksaan rutin terhadap kondisi ruang tahanan juga terus dilakukan guna memastikan seluruh tahanan mendapatkan hak-hak dasar secara manusiawi, tanpa adanya pembedaan.

“Kami terbuka untuk pengawasan. Jika ada pihak yang ingin memastikan langsung, kami siap menunjukkan kondisi rutan sebagaimana adanya,” ujarnya.

Baca Juga : Cerita Wagub Sulbar Ogah Terlalu Dekat Pengusaha, Salim: Saya Tidak Mau Dijadikan Mainan!

Tetap Dapat Hak Dasar sebagai Tahanan

Meski tidak diistimewakan, empat tahanan tersebut tetap mendapatkan hak dasar sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum, seperti:

  • Hak atas makanan layak tiga kali sehari,

  • Pelayanan kesehatan,

  • Ibadah sesuai agama masing-masing,

  • Serta kesempatan untuk menerima kunjungan sesuai jadwal.

Kasat Tahti menambahkan bahwa pengawasan terhadap para tahanan dilakukan secara ketat untuk menghindari potensi pelanggaran, baik dari sisi keamanan maupun penyalahgunaan fasilitas.

“Kami tidak mentoleransi bentuk perlakuan eksklusif karena itu melanggar prinsip profesionalisme dan keadilan,” tegasnya.

Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan empat tahanan tersebut saat ini masih dalam tahap penyidikan intensif. Penyidik Satreskrim Polresta Mamuju terus melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

“Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan aturan hukum,” ujar salah satu penyidik.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa seluruh proses hukum dilakukan tanpa intervensi pihak manapun.

Imbau Masyarakat Percaya Proses Hukum

Polresta Mamuju mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

“Kami bekerja berdasarkan hukum, bukan tekanan opini. Kami minta masyarakat tetap tenang dan menunggu proses hukum berjalan hingga tuntas,” tutup Kasat Tahti.

Dengan penegasan tersebut, Polresta Mamuju berharap tidak ada lagi spekulasi di tengah masyarakat mengenai adanya perlakuan khusus terhadap para tersangka kasus korupsi yang tengah menjalani masa penahanan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.