Mediaex Mamuju – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Dinas Pemuda, Kebudayaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju tetap mengalokasikan dana sebesar Rp742.152.849 untuk proyek rehabilitasi lapangan tenis yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan kawasan Lascape Mamuju.

Kepala Disdikpora Kabupaten Mamuju melalui pernyataan resminya menjelaskan bahwa rehabilitasi lapangan tenis tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga, khususnya bagi pembinaan atlet dan pengembangan minat olahraga masyarakat.
“Meski anggaran daerah saat ini mengalami penyesuaian dan efisiensi, kami tetap memprioritaskan fasilitas yang bersentuhan langsung dengan pembinaan prestasi dan aktivitas kepemudaan,” ujarnya, Selasa (10/12/2025).
Fokus Pembenahan Fasilitas yang Sudah Tidak Layak
Menurutnya, kondisi lapangan tenis yang ada saat ini sudah mengalami kerusakan di sejumlah bagian, mulai dari permukaan lapangan, drainase, hingga fasilitas penunjang lainnya. Hal tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengguna serta menghambat pembinaan atlet.
Baca Juga : Kejati Sulsel Sukses Gelar GALAKSI Sambut Hakordia 2025, Didik Farkhan: Semoga Bisa Menjadi Agenda Nasional
“Permukaan lapangan sudah tidak rata, sistem pembuangan air kurang baik, dan beberapa bagian pagar juga rusak. Ini yang kami benahi agar lapangan kembali layak digunakan,” jelasnya.
Dalam proyek rehabilitasi ini, pekerjaan akan meliputi perbaikan struktur lapangan, penggantian permukaan, pembenahan saluran drainase, hingga perbaikan fasilitas pendukung seperti area penonton dan penerangan.
Dukung Pembinaan Atlet dan Aktivitas Masyarakat
Disdikpora Mamuju menegaskan, lapangan tenis tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga rekreasi, tetapi juga untuk pembinaan atlet tenis daerah. Termasuk pelaksanaan kejuaraan tingkat kabupaten.
“Kami ingin atlet-atlet muda Mamuju memiliki fasilitas yang representatif untuk berlatih. Selain itu, masyarakat umum juga bisa memanfaatkan fasilitas ini sebagai sarana olahraga,” katanya.
Ia berharap, dengan selesainya rehabilitasi nanti, lapangan tenis tersebut dapat kembali menjadi pusat aktivitas olahraga yang produktif. Serta memberikan dampak positif bagi peningkatan prestasi serta kesehatan masyarakat.
Sorotan Publik di Tengah Efisiensi
Di sisi lain, kebijakan pengalokasian anggaran rehabilitasi ini juga menjadi perhatian publik, mengingat pemerintah daerah sedang menjalankan kebijakan efisiensi belanja. Namun Disdikpora menegaskan bahwa proyek ini telah melalui proses perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan.
“Kami pastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi, mulai dari perencanaan, proses pengadaan, hingga pengawasan pelaksanaan,” tegasnya.
Pemkab Mamuju berharap rehabilitasi lapangan tenis ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat serta atlet daerah.





