Mediaex Mamuju – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Mamuju memasuki hari kedua proses survei akreditasi klinik sebagai langkah menuju pembentukan Klinik Pratama Terakreditasi. Penilaian tersebut dilakukan oleh tim dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (LAFKESPRI), Senin (17/11/2025).
Survei menyeluruh ini mencakup peninjauan fasilitas, alur pelayanan, kelengkapan dokumen, hingga mutu pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Evaluasi Menyeluruh demi Peningkatan Layanan
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ramdani Boy, mengatakan bahwa survei akreditasi merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan layanan kesehatan di Rutan Mamuju memenuhi standar nasional.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa layanan kesehatan di Rutan Mamuju telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya kepada RRI.
Menurutnya, layanan kesehatan di rutan harus dijamin mutunya sebagaimana fasilitas kesehatan lainnya, mengingat warga binaan merupakan kelompok yang juga berhak mendapatkan pelayanan layak dan profesional.
Baca Juga : Rutan Pasangkayu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Penguatan Sistem Layanan Kesehatan Rutan
Tim LAFKESPRI melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek, termasuk manajemen risiko, keselamatan pasien, ketersediaan tenaga medis, hingga efektivitas penanganan penyakit menular. Setiap temuan akan menjadi dasar perbaikan bagi rutan dalam rangka persiapan menuju akreditasi penuh.
Plh Kepala Rutan Mamuju menuturkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai dokumen pendukung, memperbaiki sarana prasarana, serta memastikan seluruh tenaga kesehatan memahami standar operasional prosedur yang berlaku.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan. Akreditasi ini menjadi motivasi agar pelayanan kesehatan di rutan semakin profesional,” katanya.
Dukungan bagi Hak Kesehatan Warga Binaan
Selain meningkatkan mutu layanan internal, akreditasi juga diharapkan dapat memperkuat akses warga binaan terhadap pelayanan kesehatan. Terutama dalam penanganan kesehatan dasar, pemeriksaan rutin, serta tindakan medis darurat.
Ramdani Boy menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan merupakan bagian penting dari pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Pelayanan yang berkualitas adalah hak setiap warga binaan. Akreditasi ini akan menjadi tonggak peningkatan pelayanan di Rutan Mamuju,” tambahnya.





